Telusur.co.id - Kabar banyaknya Makam fiktif di DKI Jakarta membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil langkah cepat.
Wakil Gubernur Sandiaga Salahudin Uno menegaskan, bahwa pihaknya sudah mengatasi persoalan itu.
“Kami sudah melakukan penyelidikan dan sudah lakukan pengecekan kembali dan tidak ada makam fiktif sekarang,” ucapnya di Balai kota, Selasa (17/7/18).
Menurut Sandi, makam fiktif sangat memberatkan warga Jakarta, sehingga membuat Pemprov melakukan penertiban.
“Ini setelah dilakukan penertiban 3 tahun terakhir, Alhamdulillah tak ditemukan lagi,” ujarnya.
Sandiaga juga menegaskan, bahwa Pemprov akan segera menindak tegas oknum yang terbukti menjual makam fiktif.
“Kami akan tegas melakukan sanksi pemecatan terhadap oknum yang menjual, baik kepala makam atau jajarannya, yang terbukti melakukan penjualan makam fiktif,” tegasnya.[far]