Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Jamaludin mengungkapkan, setelah tertunda setahun, fly over Tegal Gede, Desa Pasirsari, Kecamatan Cikarang Selatan, akan dilanjutkan kembali pengerjaanya.
Pemerintah Kabupaten Bekasi, kata dia, telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 20 miliar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2018.
“Tahun ini pembangunan fly over dilanjutkan dengan alokasi anggaran Rp 20 miliar,” katanya, kepada wartawan, Sabtu (31/3/18).
Proyek yang sempat tertunda pada 2017 lalu, karena persoalan teknis tersebut, saat ini dalam proses lelang dan tinggal nunggu pemenangnya. “Jika sudah ada penetapan pemenang tidak menutup kemungkinan pekerjaan kontruksi lanjutan bisa dilaksanakan,” ujarnya.
Fly over Tegal Gede, kata Jamal, kemungkinan belum bisa dipergunakan untuk melayani arus mudik lebaran mendatang. Hal itu dikatakannya karena pembangunan kelanjutan konstruksi pastinya memerlukan kecermatan dalam memasang sambungan beton rangka jembatan dan membutuhkan waktu yang lama.
“Sepertinya kalau digunakan buat menghadapi persiapan arus mudik lebaran, fly over Tegal Gede belum bisa digunakan,” katanya.
Namun, Jamaludin optimis pembangunan kelanjutan fly over Tegal Gede bisa rampung sebelum akhir 2018. Hal itu bisa dilihat dengan rencana kelanjutan jalan Kali Malang yang sama-sama dilanjutkan proses pembangunan pengecoran betonnya yang sudah dimasukan dalam daftar pelelangan.
“Kita ingin pembangunan jalan Kali Malang selesai sebelum akhir 2018, kalau sudah dua jalur pasti jalan Kali Malang tidak lagi bakal sering macet kalau sudah dirapihkan dan di beton semua,”[far]