telusur.co.id - PT PLN (Persero) menyatakan siap dan akan mendukung percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi jalan. "kami siap," sebut General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) Ikhsan Asaad di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (25/10/19).
Menurut Ikhsan, Peraturan Presiden (Perpres) No 55 tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan menjadi trigger (pelatuk) untuk PLN untuk memaksimalkan fasilitas dari kendaraan listrik tersebut, seperti charge stasion.
Pasalnya, ia menyebut, sebelum adanya peraturan itu, PLN telah menyediakan charge stasion di pinggir jalan sekiran mall Senayan.
Dan dalam waktu dekat, disebutnya juga, pihak PLN akan melakukan peluncuran ultra pas charging dan akan serentak dilakukan di berbagai daerah.
“Dengan adanya Perpers, ini akan menjadi trigger. Kami sebenarnya, dalam waktu dekat akan launcing caharging di kantor PLJ Jakarta raya. Ini ultra pas charging. Ada juga yang sudah kita pasang di mall Pondok Indah, Senanyan, dan akan kita pasang di mall Aeon, serentak di Bali," ungkapnya.
Untuk di Jakarta, ia menargetkan tahun ini, PLN akan memasang 20 charging stasion termasuk di SPBU. "Untuk di Jakarta kita target akan pasang 20 charging stasion yang tersebar di Jakarta Selatan, Pusat," katanya.
Ia pun berharap, dengan antusias pemerintah ini, masyarakat akan merespon positif terhadap kendaraan yang berbasis listrik.
"Yang penting bagaimana ekosistem itu. kita sudah melakkan MoU kepada perusahana swasta dan BUMN. Kami juga sudah bertemu dengan pemilik SPBU, mereka juga akan pasang 2 ditahun ini, seperti di SPBU Shell," ungkapnya lebih lanjut. [Ham]