Beberapa perwakilan Ojek Online (Ojol) yang melakukan demo diterima langsung oleh Pimpinan Komisi V DPR.
Salah satu pengemudi ojek Online asal Bandung Nirwan menceritakan bagaimana sangat pentingnya keberadaan ojek online saat ini.
“Saya yakin bapak-bapak disini menggunakan mobil tapi saya juga yakin bapak-bapak juga sebagai konsumen. Kalau bapak naik mobil macet dan anak ingin pergi ke sekolah pasti pesan ojek online,” ucap Nirwan dalam Audiensi dengan anggota komisi V DPR RI di Ruang Komisi V DPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/4/18).
Tidak hanya itu, Nirwan juga menceritakan bagaimana susahnya para ojek online untuk mendapatkan uang senilai 80 ribu rupiah dalam sehari.
“Bagaimana vitalnya keberadaan ojek online saat ini,” imbuh Nirwan.
Dirinya memohon kepada para anggota komisi lima yang hadir agar dapat mendukung tuntutan para pengemudi ojek online.
“Kami sebagai pengemudi untuk mendapatkan 80 ribu sehari saja sangat sulit. Kalau dibilang mah dari kaki, betis dan kepala keringetan semua. Jadi jangan hanya angguk-angguk saja pak,” ungkapnya lebih lanjut.
Seperti diketahui, dalam aksi kali ini pengemudi ojek online minta agar pemerintah menetapkan tarif bayar paling bawah 3200 rupiah, mendesak agar presiden Joko Widodo membuat regulasi bagi ojek online, merevisi UU 22 tahun 2009.[far]