Pemprov DKI Siapkan 478 Pompa Stasioner

Pemprov DKI Siapkan 478 Pompa Stasioner
Pintu air manggarai

telusur.co.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, menyiapkan 478 pompa untuk menangani bencana banjir.

"Kita menyiapkan 478 pompa yang sekarang bekerja untuk menarik air," sebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Jumat (3/1/20).

Anies pastikan, pompa stasioner tersebut dalam keadaan baik saat digunakan, sehingga banjir dapat surut dengan cepat.

"Itu pompa stasioner, yang semuanya berkerja  alhamdulillah semuanya berfungsi dengan baik. Harapannya dengan itu maka air lebih cepat lagi untuk surut.

Lalu setelah ini akan ada kegiatan pembersihan yang masif," ungkapnya.

Seperti diketahui, pantauan BNPB menunjukkan ada 169 titik banjir di seluruh wilayah Jabodetabek dan Banten.

Kapusdatinkom BNPB Agus Wibowo menyebut, titik banjir terbanyak berada di Provinsi Jawa Barat,  DKI Jakarta dan Banten.

"Titik banjir terbanyak berada di Provinsi Jawa Barat 97 titik, DKI Jakarta 63 titik dan Banten 9 titik," Sebut Agus, Kamis (2/1/20).

Agus memperinci, di Provinsi Banten mempunyai 9 dengan rincian Kota Tangerang 3 titik dan Tangerang Selatan 6 titik.
 
DKI Jakarta mempunyai 63 titik dengan rincian Jakarta Barat 7 titik, Jakarta Pusat 2 titik, Jakarta Selatab 39 titik, Jakarta Timur 13 titik, dan Jakarta Utara 2 titik.

Sedang di Jawa Barat mempuyai 97 titik banjir dengan rincian Bak. Bekasi 32 titik, Kota Bekasi 53 titik dan Kab. Bogor 12 titik.

"Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa wilayah yang paling terdampak banjir adalah Kota Bekasi (53), Jakarta Selatan (39), Kab. Bekasi (32),  dan Jakarta Timur (13). Lalu, Kedalaman banjir tertinggi sebesar 2,5 m terjadi di Perum Beta Lestari, Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi. Sedang genangan dengan kedalaman 1 - 2 m terdapat 49 titik," tutupnya.  [Asp]

Laporan : Eka Mutia


 

Komentar

Artikel Terkait