Telusur.co.id - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta Asiantoro mengatakan, Pemprov tidak mewajibkan aktivis sosial Ratna Sarumpaet mengembalikan uang sponsor sekitar Rp70 juta yang sedianya akan di gunakan untuk menghadiri acara Women Play Wrights International aconference 2018 (WPIC) Chile 2018. Karena, batalnya Ratna berangkat, merupakan sesuatu di luar dugaan.
“(Batalnya Ratna) Ini kan nggak sengaja. Nggak boleh berangakat karena ada penyelidikan hukum. (Uang) itu enggak dibakin. Ini dianggap Force Majure,” ujar Asiantoro saat dikonfirmasi, Jumat (5/10/18).
Asiantoro menjelaskan uang Rp70 juta dari Pemprov DKI itu digunakan ibunda aktris Atiqah Hasiholan itu membeli tiket pulang pergi. Termasuk juga untuk akomodasi dan biaya penginapan.
Dalam penggunaan dana tersebut, Disparbud DKI hanya memberikan waktu 7 hari untuk Ratna.
“Maksimal 7 hari, tapi kalau dia mau stay beberapa hari ya silahkan saja itu urusan dia. Kita tetap ketentuannya 7 hari,” ujar Asiantoro
Sebelumnya, Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri (KDH-KLN) Pemprov DKI Jakarta Mawardi meminta Ratna Sarumpaet untuk mengembalikan uang milik Pemprov DKI yang batal digunakannya untuk mengikuti acara women play wrights international conference 2018 (WPIC) yang sedianya digelar di Santiago, Chile, pada 7-12 Oktober 2018.
Ratna tak jadi menghadiri acara tersebut, karena dirinya keburu diamankan pihak kepolisian polisi di Bandara Sokarno – Hatta pada Kamis (4/10) malam. Karena, dikawatirkan Ratna melarikan diri ke luar negeri dari kasus penyebaran berita bohong yang membelitnya.
“Kalau tidak jadi berangkat harus dikembalikan,” kata Mawardi saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta Jumat (5/10/18).
Jika uang tersebut terlanjur dipakai Ratna untuk membeli tiket, menurut Mawardi, duitnya masih dibisa dikembalikan sebagian oleh pihak maskapai. Karena, uang itu tidak sepenuhnya hangus.
Untuk proses pengembalian, kata Mawardi, prosedurnya akan diurus oleh Biro Adminstrasi Pemprov DKI.
“Ada yang telah dipakai dan mungkin misalnya dia udah beli tiket, kan nanti ada hitung-hitungannya. Nanti Biro Administrasi (yang menghitung) berapa besaran yang harus dikembalikan. Kan ada dari airline-nya ketika ada pembatalan,” ungkapnya.[Ipk]