Telusur.co.id - Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengaku mendapat informasi bahwa wanita berinisial SM yang membawa seekor anjing ke dalam Masjid Al Munawaroh Sentul, Bogor, Jawa Barat, kondisinya dalam keadaan labil. Wanita tersebut saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Demikian disampaikan oleh Ketua Harian DMI Syafruddin di kantor DMI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (1/7/19).
“Sampai saat ini sudah ditahan yang bersangkutan bersama suaminya. Namun demikian, pemeriksaan belum dilanjutkan karena masih dalam kondisi labil,” kata Syafruddin.
Syafruddin juga meminta pengungkapan peristiwa ini tidak ditutup-tutupi. Tujuannya agar tidak timbul fitnah yang berujung pada perpecahan umat.
“Saya juga tanya kepada Kapolres (kabupaten Bogor) labilnya seperti apa? harus diungkap labilnya. Silakan saja, sekarang kan di RS Polri, datangi itu dokternya. Konseling sekarang,” imbuh Syafruddin.
“Kalau hanya labil, nanti ada lagi fitnah baru. Maka itu saya tekankan tadi, saya telepon (Polres kabupaten Bogor) tadi menjelang saya ke sini, bahwa harus terbuka,” tegas Syafruddin. “Jangan hanya memberikan penjelasan dengan catatan.”
Syafrudin menegaskan, DMI mengutuk peristiwa ini, siapapun pelakunya, dan apa penyebab serta motifnya.
“Silahkan diungkap. Tapi, yang kita kutuk peristiwanya. Itu sangat menciderai umat islam,” dalih Syafruddin.
Mantan Wakapolri ini juga meminta RS Polri memberi akses secara terbuka kepada media massa untuk mengawal peristiwa ini.
“Saya minta kepada RS Polri untuk berikan akses kepada media, terutama umat islam yang mau cari tahu tentang berita apa yang sebenarnya terjadi,” tukas Syafruddin.[asp]