telusur.co.id - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik menargetkan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) DKI 2020 disahkan pada 5 November 2019. "Kira-kira tanggal 5 sudah bisa (ditandatangani bersama/ MoU)," sebut Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Senin (4/11/19).
Untuk itulah, politikus Partai Gerindra ini menyatakan, para anggota Komisi di DPRD akan menyelesaikan pembahasan anggaran sebelum disahkan di sidang paripurna besok.
"Kan memang harus disisir satu-satu. Makanya, kita semua siap bahas sampai malam (begadang). (Besok) Banggar dulu pagi, (kalau) udah selesai, sorenya paripurna. Paripurnanya kan cuma tanda tangan," ungkap Taufik Lebih lanjut.
Seperti diketahui, Rencana KUA-PPAS 2020 DKI Jakarta menjadi sorotan publik. Anggota DPRD Fraksi Partai Solidaritas Indonesia DKI Jakarta, William Aditya Sarana, pun menemukan berbagai anggaran fantastis dalam rapat KUA-PPAS.
Awalnya, William mengungkap anggaran Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat sebesar Rp 82 miliar untuk lem Aibon dalam penyediaan alat tulis kantor. Kemudian, PSI juga menemukan anggaran pengadaan bolpoin sebesar Rp 124 miliar di Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur.
Selain itu, anggaran Rp 121 miliar juga ditemukan untuk pengadaan 7.313 unit komputer di Dinas Pendidikan. [Ham]