Lantaran Alot, Kursi Wagub DKI Jakarta Masih Kosong

Lantaran Alot, Kursi Wagub DKI Jakarta Masih Kosong

Telusur.co.id - Alotnya penetapan pengganti Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, mendapat tanggapan dari mantan walikota Bekasi yang juga politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu.

Menurut Syaikhu, memang tidak ada batasan dalam menentukan pergantian itu. Namun, dirinya menilai, pergantian itu seharusnya cepat dilakukan, karena seorang Gubernur tidak dapat bekerja sendirian.

“Ya sebetulnya sih enggak ada batasan sampai kapan prosesnya. Artinya Undang-Undang Dasar (UUD) kita tidak membatasi sampai kapan sehingga mau diukur normal atau enggak itu relatif dari mana melihatnya,” kata Syaikhu di Bekasi, Jumat (28/12/18).

Bekas calon wakil gubernur Jawa Barat ini juga menuturkan, alotnya proses pemilihan, karenakan sikap politik PKS dan Gerindra yang belum mencapai kata sepakat. Sehingga kursi Wagub DKI masih belum terisi.

“Kalau melihat pertemuan antara PKS dan Gerindra yang terdahulu, ya sudah sepakat mengajukan nama yang akan diusulkan. Untuk mengajukan nama yang diusulkan itu harus ada tanda tangan dari dua belah pihak, baik dari DPW PKS baik dari DPD Gerindra,” katanya.

Salah satu pemicu alotnya proses tersebut kata Syaikhu, dikarenakan suasana perpolitikan 2019 yang membagi fokus antara Pemilihan legislatif, dan pemilihan Presiden.

“Saat ini banyak yang diurus karena DPP juga sedang mengurus pilpres dan pileg, jadi ada urusan yang bercabang. Jadi sejauh ini diserahkan ke DPW dan DPD PKS-Gerindra,” katanya.[far]

Komentar

Artikel Terkait