telusur.co.id - Bus TransJakarta merek Zhongtong yang dioperasikan oleh Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) kembali bermasalah. Kali ini, bukan karena mesinnya seperti yang pernah terjadi, melainkan adanya tayangan iklan yang tak senonoh.
Terputarnya tayangan iklan tak senonoh itu pun sempat direkam oleh seorang penumpang bus, yang dan dengan cepat viral di media sosial.
Terkait hal ini, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan permasalahan iklan tak senonoh di bus asal Cina itu diserahkan kepada PT Transjakarta, lantaran operator bus mempunyai kontrak kerjasama mengenai standar pelayanan minimum.
Syafrin mengatakan, setiap bus yang akan dioperasikan di jalan Ibukota akan dilakukan final check secara menyeluruh. Itu, lanjutnya, meliput persyaratan adminstrasi, teknis dan operasional.
"Termasuk di dalamnya konten yang nantinya menjadi iklan yang akan di tayangkan kepada masyarakat didalam bus," ujar Syafrin.
Sementara itu, Dirut PPD, Putu Pande Yasa menuturkan video tak senonoh yang sempat terputar merupakan video bawaan dari bus. Dia mengatakan pihaknya tidak melihat video tersebut.
"Itu bawaan dari busnya sendiri dan memang tidak terlihat pada kami," kata Pande saat dihubungi, Rabu (13/11/2019).
Imbas kejadian itu, bus-bus merek Zhongtong yang dioperasikan PPD sementara dinonaktifkan. [ipk]