Gubernur DKI Pastikan Jajarannya Telah Antisipasi Banjir

Gubernur DKI Pastikan Jajarannya Telah Antisipasi Banjir

telusur.co.id -  Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan menegaskan, jajaran Pemprov DKI telah bersiaga antisipasi banjir. 

"Seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta telah siaga mengantisipasi apabila terjadi genangan, sehingga dapat dengan cepat teratasi," ujar Anies, Minggu (9/02/20). 

Dikatakan Anies, pihaknya telah menyiapkan pompa mobile untuk menyedot air di wilayang yang tergenang air. 

“Untuk wilayah yang sempat tergenang, petugas kita ke sana, pompa mobile disiapkan dan pemadam kebakaran disiagakan juga. Jadi, seluruh jajaran siaga di tempat-tempat yang punya risiko. Karena, ini (ketinggian air) bergeraknya cepat, naiknya cepat, turunnya juga cepat. Jadi, kemungkinan kita pantau terus, tapi kita siap kalau ada perlu tempat (mengungsi), kita siapkan,” pungkasnya. 

Tidak itu saja, ia juga menyebut, saat ini jajaran Pemprov DKI Jakarta sedang memantau penurunan muka air laut agar air sungai dapat dialirkan ke laut.

“Nah, yang sekarang sedang kita pantau adalah permukaan air laut.Ketika itu mulai turun, maka semua pintu air bisa dibuka secara maksimal, maka Insya Allah air bisa segera turun di Jakarta,” paparnya lebih lanjut. 

Seperti diketahui,Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Jakarta pada Jumat malam (7/2) hingga Sabtu siang (8/2) membuat sebagian jalan dan permukiman warga terdampak genangan. Diketahui sebelumnya, hingga Sabtu (8/2) pukul 18.00 WIB, wilayah yang terdampak genangan, yaitu Jakarta Pusat (4 RW), Jakarta Utara (24 RW), Jakarta Barat (9 RW), Jakarta Selatan (12 RW), dan Jakarta Timur (50 RW). Ketinggian genangan saat itu yakni sekitar 10 - 30 cm hingga 70 - 100 cm.

Namun, berdasarkan data dari Pusdatin BPBD Provinsi DKI Jakarta, hingga Minggu (9/2) pagi, pukul 06.00 WIB, genangan tersisa terdapat di Jakarta Timur (13 RW). Sedangkan, wilayah lain telah surut dan selesai ditangani oleh Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta dan PPSU Kelurahan.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan menegaskan, jajaran Pemprov DKI telah bersiaga antisipasi banjir. 

"Seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta telah siaga mengantisipasi apabila terjadi genangan, sehingga dapat dengan cepat teratasi," ujar Anies, Minggu (9/02/20). 

Dikatakan Anies, pihaknya telah menyiapkan pompa mobile untuk menyedot air di wilayang yang tergenang air. 

“Untuk wilayah yang sempat tergenang, petugas kita ke sana, pompa mobile disiapkan dan pemadam kebakaran disiagakan juga. Jadi, seluruh jajaran siaga di tempat-tempat yang punya risiko. Karena, ini (ketinggian air) bergeraknya cepat, naiknya cepat, turunnya juga cepat. Jadi, kemungkinan kita pantau terus, tapi kita siap kalau ada perlu tempat (mengungsi), kita siapkan,” pungkasnya. 

Tidak itu saja, ia juga menyebut, saat ini jajaran Pemprov DKI Jakarta sedang memantau penurunan muka air laut agar air sungai dapat dialirkan ke laut.

“Nah, yang sekarang sedang kita pantau adalah permukaan air laut.Ketika itu mulai turun, maka semua pintu air bisa dibuka secara maksimal, maka Insya Allah air bisa segera turun di Jakarta,” paparnya lebih lanjut. 

Seperti diketahui,Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Jakarta pada Jumat malam (7/2) hingga Sabtu siang (8/2) membuat sebagian jalan dan permukiman warga terdampak genangan. Diketahui sebelumnya, hingga Sabtu (8/2) pukul 18.00 WIB, wilayah yang terdampak genangan, yaitu Jakarta Pusat (4 RW), Jakarta Utara (24 RW), Jakarta Barat (9 RW), Jakarta Selatan (12 RW), dan Jakarta Timur (50 RW). Ketinggian genangan saat itu yakni sekitar 10 - 30 cm hingga 70 - 100 cm.

Namun, berdasarkan data dari Pusdatin BPBD Provinsi DKI Jakarta, hingga Minggu (9/2) pagi, pukul 06.00 WIB, genangan tersisa terdapat di Jakarta Timur (13 RW). Sedangkan, wilayah lain telah surut dan selesai ditangani oleh Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta dan PPSU Kelurahan.

Komentar

Artikel Terkait