Pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang menghadirkan pelayanan terpadu satu atap dengan nama ‘Mal Pelayanan Publik’ menjadi daya tarik tersendiri bagi instansi lain.
Pasalnya sejak diresmikan Oktober Tahun lalu hingga Maret 2018, tercatat 57 Instansi dari kementerian, badan sampai dengan pemerintah daerah di Indonesia yang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke mal tersebut.
“Sejak beroperasi enam bulan ini, berbagai instansi baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah banyak yang melakukan kunjungan ke Mal Pelayanan Publik,” ujar Edy Junaedi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM dan PTSP) DKI Jakarta, Rabu (11/4).
Lembaga negara maupun instansi yang telah berkunjung antara lain Kementerian Keuangan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Perindustrian, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perdagangan, Ombudsman dan sejumlah pemerintah daerah.
“Kebanyakan mereka pelajari kegiatan pelayanan serta inovasi layanan apa saja yang diterapkan dalam Mal Pelayanan Publik,” ucapnya.
Edy berpendapat, dengan banyaknya kunjungan ini membuktikan jika pelayanan perizinan dan non perizinan di DKI Jakarta telah sesuai harapan dan memenuhi kaidah-kaidah pelayanan publik yang prima.
“Tentunya kami sangat senang dan bangga atas banyaknya kunjungan kerja ke Mal Pelayanan Publik,” tandasnya. (der)