Diganjar WTP, Politisi PDIP Heran Keuangan Pemprov DKI Kok Defisit

Diganjar WTP, Politisi PDIP Heran Keuangan Pemprov DKI Kok Defisit

telusur.co.id - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, mengaku heran dengan defisit anggaran DKI Jakarta. Karena, ia melihat DKI mendapatkan status wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK.

"Sebelumnya bisa WDP-WDP (Wajar Dengan Pengecualian) pembangunan di mana-mana tapi enggak pernah defisit tuh, ini kok WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) tapi kita bisa defisit," ujar Prasetyo, Rabu (30/10/19).

Oleh karena itu, ia meminta para pejabat Pemprov DKI untuk mengoptimalkan pendapatan. "Pendapatan kurang, bisa dilihat dari luarka. Banyak ini. Ada denda, ada KLB (Koefisien Lantai Bangunan) dan lain-lain," Sebut politikus PDI Perjuangan ini.

Seperti diketahui, Pemprov DKI terancam defisit. Sekretaris daerah Pemprov DKI Jakarta Saefullah mengakui, kalau saat ini sedang ada pengetatan anggaran di selurug dinas Provisinsi DKI.

Hal itu karena,  berdasarkan data, per 17 oktober 2019. Penerimaan pajak DKI Jakarta, baru mencapai 31,5 Triliun rupiah. atau sekitar 70,86 persen dari target 44,5 triliun rupiah. [Ham]

Komentar

Artikel Terkait