Antisipasi Kekeringan, Pemrov DKI Bentuk Satgas Air Bersih

Antisipasi Kekeringan, Pemrov DKI Bentuk Satgas Air Bersih

telusur.co.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), meramalkan 15 kecamatan di Jakarta mengalami kekeringan, karena kemarau panjang. Untuk mengantisipasi itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membentuk Satuan Petugas (Satgas) penyedia air bersih di Jakarta. 

Satgas penyedia air bersih ini melibatkan beberapa unsur mulai dari PAM Jaya, Palyja, serta LSM, dan akan bertanggung jawab dalam penanganan air bersih di Jakarta bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Nantinya satgas ini akan melakukan sosialisasi kepada warga terkait keberadaan satgas dan air bersih, kemudian mendata warga yang kekurangan air bersih. Selanjutnya satgas juga akan mendistribusikan air di tempat kekeringan tersebut,” ujar Anies, Jumat (27/9/19). 

Menurutnya, langkah itu perlu dilakukannya, guna memastikan masyarakat Jakarta mendapatkan air bersih. 

"Langkah ini kita harus lakukan dengan serius dan kita perlu memastikan bahwa semua wilayah yang sudah terindikasi harus dipantau secara dekat, dipantau secara melekat," sebut Anies. 

Untuk itu lah, Anies mengingatkan betul kepada satgas serta pimpinan wilayah (kelurahan) agar layanan air bersih harus siap selama 24 jam. 

"Saya minta kepada semuanya, seluruh sarana, personel distribusi air yang berkumpul hari ini ataupun yang ditugaskan untuk men-support pelaksanaan tersebut, harus standby 24 jam, siap untuk dipanggil kapan saja, siap untuk ditugaskan kapan saja. Dan seluruh pokja serta penanggung jawab kelurahan yang bertanggung jawab untuk wilayahnya masing-masing, melakukan pemeriksaan secara aktif dari waktu ke waktu. Camkan itu. Insya Allah Jakarta terbebas dari masalah air bersih," tegas Anies. [Ham]

Komentar

Artikel Terkait