Anies Ungkap Edy eks Kadis Pariwisata Belum Pamitan

Anies Ungkap Edy eks Kadis Pariwisata Belum Pamitan

telusur.co.id - Edy Junaedi telah mengajukan pengunduran diri sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, per 31 Oktober 2019, malam. Gubernur DKI Anies Baswedan mengaku kaget dengan sikap Edy itu, yang memilih menjadi staf anjungan TMII.

Pasalnya, Anies menyebut, tidak ada pembicaraan sebelumnya dengan Edy mengenai itu. Hanya lah surat pengunduran Edy yang datang. "Adapun pak Edy. Beliau belum pernah bertemu dengan saya. Belum menyampaikan. Beliau hanya menyerahkan surat pengunduran diri," ungkap Anies, Sabtu (2/11/19).

Sampai saat ini juga, Anies mengatakan, bertemu dengan Edy. "Belum bertemu dan belum ada informasi lebih jauh. Tapi info yang kami terima, pada hari ini, ibunda beliau sedang sakit dan tidak berada di Jakarta," ungkap Anies lebih lanjut. 

sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Chaidir menyebutkan, dengan mundurnya Edy sebagai Kadis Pemprov DKI dan telah menjadi staf, maka seluruh tunjangan yang sebelumnya didapat Edy sebagai Kadis hilang dan hanya menyisakan tunjangan pangkat golongan PNS.  

"Ya semua, tunjangan jabatan, TKD. Tunjangannya nanti pangkat golongan (saja)," kata Chaidir saat dihubungi wartawan, Jumat (1/11/19).

Sehingga, kata Chaidir, nantinya Edy akan mendapatkan gaji sebesar Rp 15 juta atau Rp 18 juta, dimana sebelumnya Edy mendapatkan gaji sekitar Rp 50 juta.  

"Kalau kadis sekitar Rp 50-an juta kurang lebih. Semua itu take home pay, dia sekarang tinggal di kisaran Rp 15 juta atau Rp 18 juta lah," bebernya lebih lanjut. [Ham]

Komentar

Artikel Terkait