telusur.co.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, mengajak para mubalig untuk lebih modern dalam menerapkan materi keagamaan ke masyarakat Jakarta. Sebab, disebut Anies, tantangan yang dihadapi para mubalig saat ini adalah digitilasasi.
“Kompetitor bapak, ibu bukan kecamatan sebelah, tapi HP,” ucap Anies dalam memberikan sambutan acara wisuda dan stadiun general pendidikan kader mubalig Kodi DKI Jakarta 2019, Selasa (24/09/19)
Menurut Anies, pemahaman mengenai perkembangan digitalisasi perlu dilakukan oleh para mubalig, sebagai cara mubalig mengantisipasi hal apapun di masyarakat.
“Jakarta sebagai kota yang sudah bertransformasi kedepan. Kiat harus menjadi bagian umat yang bisa mengantisipasi kedepan,” ungkapnya lebih lanjut. [Ham]