Anies Beri Insentif Tenaga Medis, NasDem: Peran Mereka Memang Sangat Penting

Anies Beri Insentif Tenaga Medis, NasDem: Peran Mereka Memang Sangat Penting
Foto: Istimewa

telusur.co.id - Kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang memberikan insentif kepada setiap tenaga kesehatan serta tenaga penunjang medis lainnya yang terlibat dalam upaya penanggulangan wabah virus corona di Jakarta, mendapat respons dari Fraksi NasDem DPRD DKI.

Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI, Wibi Andrino mengatakan, apa yang dilakukan Gubernur Anies adalah hal yang wajar.

Sebab, peran tenaga medis yang terlibat langsung dengan pasien suspek virus corona memang sangat berbahaya. Jadi, kata Wibi, perannya sangat dibutuhkan.

"Covid-19 ini kan 'barang' bahaya. Belum ada obatnya. Peran tenaga medis yang terlibat langsung sangat dibutuhkan memang," kata Wibi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (17/3/2020).

Soal insentif yang mau diberikan kepada para tenaga medis, Wibi meminta agar Anies tidak salah, dan dapat memantau langsung aliran dana itu.

"Jangan sampai mereka yang tidak berhadapan dengan Corona justru kebagian," kata Wibi.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberikan insentif bagi tenaga kesehatan serta tenaga penunjang medis lainnya yang terlibat dalam upaya penanggulangan wabah virus corona di Jakarta. Adapun insentif yang diberikan adalah berupa tunjangan sebesar Rp 215.000 per-orang/hari.

“Besaran insentif ini sejalan dengan Peraturan Menteri Keuangan tentang Biaya Standar Masukan Tahun 2020, serta sejalan dengan Pergub Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Biaya," ujar Anies seperti dikutip dalam keterangan resmi, Selasa (17/3/2020). [ipk]

Komentar

Artikel Terkait