Telusur.co.id - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta Isnawa Adji mengklaim, penurunan jumlah sampah pada malam pergantian tahun 2018 ke 2019, menurun drastis. Karena, menurut dia, pada pergantian tahun 2017-2018, sampahnya mencapai 780 ton.
“Sampah yang terkumpul pada malam perayaan tahun baru sebanyak 327 ton. Jumlah ini turun dari tahun sebelumnya yang mencapai 780 ton,” kata Isnawa di Jakarta, Selasa (1/1/18).
“Pukul 04.00 WIB, Ibukota telah kembali bersih,” tambanhya.
Penurunan jumlah sampah ini, lanjut Isnawa, lantaran peryaan malam tahun baru 2019 kali ini cuaca di DKI kurang bersahabat dengan turunya hujan disertai angin.
Selain itu, imbauan Pemprov juga dinilai berhasil. Dimana, Pemprov mengajak masyarakat merayakan pergantian tahun secara sederhana dengan berdoa di rumah-rumah ibadah.
Isnawa menjelaskan, lokasi sebagai penyumbang sampah terbanyak, diantaranya Kawasan Monas yang berhasil dikumpulkan 45 ton sampah, Bundaran HI 22 ton sampah dan sepanjang Jalan Sudirman- M.H. Thamrin sebanyak 26 ton sampah.
“Kami juga tugaskan semua Kasudin, Kepala Bidang, bahkan kepala dan wakil kepala dinas, untuk turun langsung ke lapangan. Sebelumnya, kami pantau semua titik keramaian di Jakarta. Begitu acara usai dan massa mencair, proses pembersihan langsung dimulai,” bebernya.
Ia mengungkapkan, jika proses pembersihan dilakukan dengan cepat. Karena, sebelumnya petugas bersama komunitas masyarakat telah membagikan 10 ribu kantong sampah kepada para pedagang kaki lima di titik-titik keramaian.
“Kami apresiasi kepedulian warga yang telah meletakan sampah di tempatnya. Itu sangat membantu petugas, Sedangkan untuk pembersihan jalan, kami kerahkan 50 unit road sweeper,” pungkasnya.[Ipk]