telusur.co.id - NBC News telah mengungkapkan rincian pembunuhan Washington terhadap komandan terkemuka Iran Letnan Jenderal Qassem Soleimani, mengatakan operasi teroris menggunakan intelijen Israel dan dijalankan dari markas Komando Sentral AS (CENTCOM) di Qatar.
Menurut laporan itu, informan di bandara Damaskus memberi tahu CIA tentang kapan pesawat yang membawa kepala Pasukan Quds Iran berangkat ke Baghdad, dimana ia dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Irak Adel Abdul-Mahdi.
Laporan itu mengutip dua orang dengan pengetahuan langsung tentang pembunuhan itu dan pejabat Amerika lainnya memberi penjelasan singkat tentang hal itu dengan mengatakan bahwa "intelijen dari Israel membantu mengkonfirmasi rincian" tentang penerbangan Jenderal Soleimani pada 3 Januari.
"Setelah Cham Wings Airlines Airbus A320 mendarat, mata-mata Amerika di bandara utama Irak, yang menampung personel militer AS, mengkonfirmasi keberadaannya," katanya seperti dilansir presstv, Minggu (12/1/20).
"Tiga pesawat tak berawak Amerika bergerak ke atas kepala, tanpa takut tantangan di wilayah udara Irak yang sepenuhnya dikuasai militer AS. Masing-masing dipersenjatai dengan empat rudal Hellfire."
Berbagai pejabat AS menyaksikan Abu Mahdi al-Muhandis, orang nomor dua di Komando Mobilisasi Populer Irak (PMU), berjalan menaiki tangga untuk menyambut Jenderal Soleimani saat ia muncul dari pesawat.
"Direktur CIA Gina Haspel sedang mengamati dari kantor pusat agensi di Langley, Virginia. Menteri Pertahanan Mark Esper mengawasi dari lokasi lain. Umpan lain sedang dilihat di Gedung Putih, tetapi Presiden Donald Trump berada di Florida pada saat itu," tambahnya. .
Gambar itu, lapor NBC News, menunjukkan dua komandan masuk ke sebuah sedan dan rombongan lainnya naik ke minivan.
Drone AS mengikuti ketika kendaraan mulai bergerak untuk keluar dari bandara sementara sinyal spesialis intelijen berusaha mengasah di ponsel para penumpang untuk mengkonfirmasi identitas mereka, kata laporan itu.
"Di markas depan Komando Sentral AS di Qatar, dari tempat operasi itu dijalankan, tidak ada keraguan signifikan tentang siapa yang berada di dalam kendaraan itu," lanjutnya.
"Mereka yang menonton dapat melihat rudal itu menyerang, baut buatan manusia dari langit. Kendaraan-kendaraan itu dilalap bola api. Total, empat rudal ditembakkan," kata laporan itu.
Para pejabat mengatakan kepada NBC News bahwa drone, yang mengikuti konvoi, tidak diam, tetapi suara mereka tidak mudah terlihat di lingkungan perkotaan seperti Baghdad.
Para pejabat mengatakan bahwa mereka telah melacak dengan cermat pergerakan komandan Iran di seluruh wilayah selama berhari-hari.
Pada 9 Januari, dua pejabat keamanan Irak mengatakan kepada Reuters bahwa mereka sedang menyelidiki peran tersangka informan AS di bandara Baghdad.
Intelijen Suriah, tambahnya, sedang menyelidiki dua karyawan Cham Wings Airlines, sebuah maskapai penerbangan komersial swasta yang berkantor pusat di Damaskus.
Jenderal Soleimani dipandang oleh orang-orang yang mencari kebebasan di dunia sebagai tokoh kunci dalam mengalahkan Daesh, kelompok teror paling terkenal di dunia, dalam pertempuran Timur Tengah.
Beberapa juta orang menghadiri prosesi pemakaman yang diadakan untuk para komandan di kota-kota Irak Kadhimiya, Baghdad, Karbala dan Najaf serta kota-kota Iran Ahvaz, Mashhad, Tehran, Qom dan Kerman