Soal Suriah, Turki-AS Sepakat Bentuk Operasi Gabungan 

Soal Suriah, Turki-AS Sepakat Bentuk Operasi Gabungan 

telusur.co.id - Kementerian Pertahanan Turki sepakat dengan Amerika Serikat untuk membentuk satu pusat operasi gabungan di Turki guna mengoordinasikan dan mengelola sebuah rencana zona aman di bagian utara Suriah.

Dilansir dari Reuters, Selasa (1/10/19), Turki dan AS yang merupakan sekutu Organisasi Pertahanan Atlantik Utara (NATO) telah mengalami jalan buntu selama berbulan-bulan mengenai cakupan dan hal-hal lain terkait dengan zona tersebut.

Setelah tiga hari perundingan di Ankara, kedua negara juga sepakat mengambil langkah-langkah tambahan bagi pemulangan warga Suriah untuk kembali ke negerinya.

Pembicaraan Turki dan Amerika Serikat soal rencana "zona aman" di timur laut Suriah "positif dan sedikit konstruktif".

Menteri Pertahanan Turki, Hulusi Akar mengatakan, Turki dan AS hampir menyamakan pandangannya.

Menurut Akar, rencananya soal zona aman termasuk pengerahan militer akan rampung. Turki dan AS lebih memilih untuk bertindak secara bersama-sama.

Akar juga menuturkan pembicaraan Turki dan Amerika Serikat di Ankara diharapkan selesai dalam beberapa jam. Perbedaan mencolok di antara keduanya mengenai ruang lingkup dan komando zona aman meningkatkan prospek aksi militer Turki.[Tp]
 

Laporan: Wawan Ichwanuddin

Komentar

Artikel Terkait