telusur.co.id - Korban meninggal akibat virus corona terus bertambah. Pasien yang terjangkit di Wuhan, China juga semakin banyak. Berbagai negara gerak cepat menyelamatkan warganya yang masih berada di Wuhan.
Pemerintah Amerika, Jepang, Jerman, Prancis dan negara lainnya melakukan evakuasi terhadap warganya. Sikap pemerintah Indonesia belum jelas. Apakah mengevakuasi atau tidak.
Tetapi, pelajar dan mahasiswa di Wuhan mendesak agar pemerintah mengevakuasi dengan secepatnya. Salah satu pelajar di Wuhan, Yuliannova Chaniago melalui twitter meminta @ylchaniago meminta dijemput.
"Ibu menlu jemput kami, teman-teman kami dari negara German, Jepang, Syiria, Palestine, Jordan mereka sudah keluar dari dormitory @Menlu_RI @jokowi @KBRI_Beijing," pinta Yuliannova Chaniago @ylchaniago, Rabu.
Diakui Yuliannova, melihat penyebaran virus yang setiap hari bertambah, pelajar Indonesia di Wuhan semakin khawatir dan berharap untuk bisa dievakuasi. "Memang saat ini kami masih bisa bertahan (dalam keadaan aman), tapi bukan berarti seterusnya akan demikian, kemampuan kami terbatas."
Bantuan yang diterima para pelajar juga akan habis dalam beberapa hari ke depan. Oleh karena itu, pelajar Indonesia berharap dievakuasi. "Proses evakuasi diharapkan dapat berjalan dengan segera, lancar dan baik," katanya. [ham]