telusur.co.id - Pasukan Israel, Jumat (14/2/20) menyerbu Masjid al-Aqsa dan memukuli warga Palestina yang menunaikan salat Jumat.
Selain itu, polisi negara zionis itu juga tidak mengizinkan orang-orang Palestina memasuki Masjid al-Aqsa, sehingga banyak orang menunaikan salat di jalan-jalan dan lorong-lorong sekitar Masjid Al-Aqsa.
Dilansir parstoday, serangan yang dilakukan tentara rezim Zionis Israel tersebut menyebabkan sejumlah orang Palestina terluka dan sebagian lainnya ditangkap.
Sebelumnya, Gerakan Jihad Islam Palestina mengeluarkan pernyataan pada hari Kamis (13/2/2 yang menyerukan warga Palestina menghadiri salat Jumat di Masjid Al-Aqsa sebagai bentuk pembelaan terhadap tempat suci ini dan menolak plot AS-Israel "Kesepakatan Abad Ini".
Seruan yang dinamakan "Fajr Agung" itu adalah gerakan Palestina demi melindungi tempat-tempat suci Palestina, juga protes terhadap perluasan permukiman dan masuknya orang-orang zionis Israel ke masjid Al-Aqsa, serta perlawanan terhadap kesepakatan abad ini yang digagas Presiden AS Donald Trump. [Tp]