Pangeran Salman: Saudi Mungkin Akan Terlibat Dalam Konflik Suriah

Pangeran Salman: Saudi Mungkin Akan Terlibat Dalam Konflik Suriah

Telusur.co.id

Paris – Arab Saudi mungkin akan ambil bagian dalam aksi militer di suriah setelah terjadi serangan yang diduga menggunakan senjata kimia, hal tersebut diungkap oleh putra mahkota Mohammed bin Salman, Selasa.

Serangan itu menewaskan lebih dari 50 orang di wilayah ghouta pada akhir pekan lalu.

Presiden Amerika Donald Trump pada hari Senin menjanjikan tindakan cepat dan keras sebagai tanggapan atas serangan tersebut.

“Kalau mitra-mitra kami membutuhkannya, kami akan ikut (bergabung dalam aksi militer, red),” kata Pangeran Mohammed dalam acara jumpa pers bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron pada akhir lawatan tiga harinya di Paris.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir mengatakan kepada para wartawan bahwa sejumlah negara sedang melakukan pembahasan soal langkah yang akan ditempuh untuk menanggapi serangan senjata kimia di Suriah. Ia mendesak agar pihak yang bersalah dalam serangan itu diadili.

“Sikap kami adalah bahwa mereka yang bertanggung jawab harus diadili dan dibawa ke pengadilan,” katanya.

Serangan pada hari Sabtu malam itu menewaskan setidaknya lebih dari 50 orang dan mencederai lebih dari 1.000 lainnya di beberapa lokasi di Douma, kota di dekat ibu kota negara Suriah, Damaskus, menurut Persatuan Organisasi Layanan Medis.

Ketika ditanya apakah Arab Saudi akan mengambil bagian dalam tanggapan seperti itu, al-Jubeir menolak berkomentar.

“Saya tidak ingin berandai-andai soal apa yang akan terjadi dan tidak terjadi. Yang bisa saya katakan hanyalah bahwa pembahasan sedang berlangsung menyangkut pilihan-pilihan yang ada untuk menangani masalah ini,” katanya. (der/reuters)

 

Komentar

Artikel Terkait