Milisi YPG Kurdi Mundur Dari Zona Aman, Turki Hentikan Serangan

Milisi YPG Kurdi Mundur Dari Zona Aman, Turki Hentikan Serangan

telusur.co.id - Militer Turki bakal menghentikan serangannya selama lima hari di Suriah Utara terhadap milisi YPG Kurdi, sambil pihaknya mundur dari sebuah kawasan di sepanjang perbatasan Turki.

Sikap itu diambil karena milisi YPG Kurdi mundur dari zona aman. Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu menyebutkan Ankara mendapatkan apa yang diinginkan.

"Kami akan menghentikan Operasi Musim Semi Perdamaian agar PKK/YPG meninggalkan zona aman. Ini bukan gencatan senjata - gencatan senjata hanya terjadi antara dua pihak yang sah," katanya saat konferensi pers dilansir Reuters

"Saat elemen-elemen teroris seluruhnya meninggalkan zona aman maka kami akan menghentikan operasi," ujar Cavusoglu.

Ankara menganggap YPG sebagai kelompok teroris yang bersekongkol dengan milisi Partai Pekerja Kurdi (PKK) di Turki. YPG itu sendiri merupakan sekutu utama AS dalam perang membasmi ISIS.

Cavusoglu mengatakan kedua pihak sepakat menyita senjata berat dari YPG dan posisi mereka dihancurkan - memenuhi permintaan lama Ankara.

Bertolakbelakang dengan pernyataan Wakil Presiden AS Mike Pence di Ankara, Cavusoglu juga mengatakan Turki tidak menjamin soal Kota Kobani di perbatasan Suriah.

Ia menuturkan Turki akan membahas Kota Manbij dan wilayah lainnya dengan Rusia, yang bersama pasukan pemerintah Suriah, dikerahkan di sejumlah posisi yang telah dikosongkan oleh AS.

Cavusoglu, yang dikutip sebelumnya pada Kamis, menyebutkan Moskow telah berjanji kepada Ankara bahwa milisi YPG tidak akan berada di wilayah Suriah di seberang perbatasan. [Ham]

Komentar

Artikel Terkait