Menlu Iran: Kami Menyerang untuk Membela Diri

Menlu Iran: Kami Menyerang untuk Membela Diri
Menteri luar negeri Iran Mohammad Javad Zarif. (Ist).

telusur.co.id - Menteri luar negeri Iran Mohammad Javad Zarif memberikan penjelasan soal serangan balasan negaranya terhadap Amerika Serikat (AS). Zarif menegaskan, serangan rudal Iran sesuai dengan piagam PBB yaitu membela diri dan merupakan jawaban relevan terhadap “serangan pengecut AS.”

“Sesuai degan pasal 51 Piagam PBB, Iran melakukan tindakan untuk membela diri. Iran menargetkan pangkalan yang menjadi sumber serangan pengecut atas petinggi dan warga kami,” cuit Zarif dalam akun Twitter-nya @JZarif, Rabu (8/1/20).

“Kami tidak berniat meningkatkan ketegangan atau memicu perang. Namun kami mempertahankan diri di hadapan segala serangan,” tambahnya.

Sebelum ini, Republik Islam Iran mengirim surat kepada sekjen PBB Antonio Guterres. Teheran memberitahu Guterres bahwa pihaknya tidak mencari konflik, namun akan membalas setiap serangan yang ditujukan kepadanya.

Diketahui, Iran pada Rabu (8/1/20) dini hari, telah memulai pembalasan atas teror terhadap Jenderal Qassem Soleimani. Televisi Iran mengabarkan, IRGC telah menembakkan rudal-rudal balistik ke pangkalan Ayn al-Asad dan Arbil.

Stasiun televisi al-Arabiya memberitakan tewasnya sejumlah serdadu AS akibat serangan rudal ke Ayn al-Asad.

Di lain pihak, juru bicara Pentagon mengatakan kepada Washington Post, belum ada info akurat apakah ada serdadu AS yang tewas atau tidak.

Seorang petinggi AS mengatakan kepada Associated Press, kalau pun ada korban tewas, jumlahnya hanya sedikit. [Tp]

Komentar

Artikel Terkait