Laporan Pemakzulan Dibacakan Di Majelis Senat, Trump Diujung Tanduk

Laporan Pemakzulan Dibacakan Di Majelis Senat, Trump Diujung Tanduk
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

telusur.co.id - Nasib Presiden Amerika Serikat, Donald Trump berada diujung tanduk. Laporan maupun artikel-artikel tentang pemakzulan Presiden AS Donald Trump sudah dikirim ke Senat pada hari Rabu, kemarin.

Pemimpin Senat Republik Mitch McConnell mengatakan laporan dan artikel mengenai pemakzulan Trump akan secara resmi dibacakan ke majelis pada Kamis siang (17:00 GMT), setelah Ketua Mahkamah Agung John Roberts akan dilantik untuk memimpin persidangan.

Diakui McConnell, sidang pemakzulan Trump merupakan persidangan bersejarah yang mengancam pemecatannya dari istana. "Ini adalah masa yang sulit bagi negara kita, tetapi ini adalah waktu yang tepat bagi para perumus untuk menciptakan Senat," kata McConnell, merujuk pada penulis Konstitusi AS dilansir aljazeera.

Trump kena dua pasal pemakzulan yakni karena penyalahgunaan kekuasaan dan yang lain karena menghalangi penyelidikan DPR.

"Sedih, begitu tragis bagi negara kita, bahwa tindakan yang diambil oleh presiden untuk merusak keamanan nasional kita, melanggar sumpah jabatannya dan membahayakan keamanan pemilihan kita, telah membawa kita ke tempat ini," Pembicara Ketua Dewan Demokrat Nancy Kata Pelosi saat dia menandatangani artikel.

"Presiden ini akan dimintai pertanggungjawaban," katanya, seraya menambahkan, "Tidak ada yang di atas hukum."

Formalitas khidmat menggarisbawahi kesuraman acara tersebut, karena Trump menjadi hanya presiden ketiga dalam sejarah Amerika Serikat yang akan diadili di Senat.

"Kami merasa kami melaksanakan kehendak para perumus konstitusi kami, dan itu beban yang cukup serius," kata Adam Schiff, legislator Demokrat yang akan memimpin tim penuntut. [ham]

Komentar

Artikel Terkait