telusur.co.id - Perubahan iklim tak hanya menjadi kampanye para pemimpin dunia. Anak-akan pelajar juga menyeruhkan kepada dunia untuk peduli terhadap perubahan iklim. Di Selandia Baru, puluhan ribu pelajar menggelar aksi global mogok sekolah lanjutan terkait perubahan iklim.
Aksi ini juga untuk memprotes para pemimpin dunia atas minimnya kebijakan perubahan iklim di KTT Aksi Iklim PBB di New York pekan ini.
Aksi protes digelar di beberapa kota kecil dan kota besar di seluruh Selandia Baru dengan pelajar membawa spanduk bertuliskan "Kami bolos pelajaran, sehingga kami dapat mengajari Anda" dan "Anda tidak becus mengatasi perubahan iklim."
Panitia aksi mogok sekolah Selandia Baru mencuit bahwa mereka menerima laporan kredibel bahwa 170.000 orang turut serta dalam aksi mogok nasional, jumlah yang dapat mewakili 3,5 persen populasi negara tersebut.
Perdana Menteri Selandia Baru, Jasinda Ardern, yang saat ini menghadiri KTT Iklim di New York, pada Kamis mengumumkan bahwa ia mendapat dukungan dari empat negara lain atas usulan kesepakatan perdagangan baru untuk memerangi perubahan iklim.
Ardern menuturkan perundingan dengan Norwegia, Islandia, Kosta Rika dan Fiji akan dimulai awal tahun depan, menambahkan ia berharap negara lain dapat bergabung. [Ham]