telusur.co.id - Kendati hubungan antara pemerintah China dan Filipina sedang panas dingin karena klaim laut China Selatan, tak membuat Presiden Filipina Rodrigo Duterte gentar mendatangi Presiden Xi Jinping.
Duterte dan beberapa pejabat tinggi Filipina, termasuk Menteri Luar Negeri Teodoro Locsin, tiba di ibukota Cina Rabu malam untuk jadwal pertemuan bilateral dengan Presiden Cina Xi Jinping pada hari Kamis.
Dia juga dijadwalkan mengadakan pertemuan pada hari Jumat dengan Perdana Menteri China Li Keqiang. Ini adalah kunjungan kelima Duterte ke Cina.
Kedatangannya ke China karena untuk menyelamatkan kebijakannya terhadap China, yang membuat kedaulatan negaranya lebih rentan terhadap serangan asing.
Duterte berada di bawah tekanan yang semakin besar untuk mendorong kembali pada ketegasan maritimnya yang tumbuh.
Setelah menghindari masalah selama tiga tahun, ia telah bersumpah untuk mengajukan Xi dengan putusan arbitrase internasional 2016 yang membatalkan klaim kedaulatan China atas sebagian besar Laut Cina Selatan. [Ham]