telusur.co.id - Kanselir Jerman Angela Merkel mengakui jika Inggris benar-benar kelaur dari Uni Eropa akan membuat daya tawar menjadi lemah.
“Sebagai orang Eropa kita lebih lemah dengan keluarnya Inggris, tetapi di sisi lain, ini adalah momen untuk mengembangkan kekuatan baru," Merkel mengatakan kepada anggota parlemen.
Tak itu saja, Merkel juga mengaku Inggris akan menjadi pesaing bukan hanya urusan politik dan keamanan tetapi juga ekonomi.
"Tetapi faktanya setelah penarikan Inggris, kami memiliki pesaing ekonomi di depan pintu kami, bahkan jika kami ingin menjaga kerjasama ekonomi, asing dan keamanan serta hubungan persahabatan," tambah Merkel.
"Tidak ada negara di dunia yang dapat menyelesaikan masalahnya sendiri dan jika kita semua saling bekerja sama, kita tidak akan menang," kata Merkel. "Saya percaya pada situasi win-win, jika kita bekerja sama."
Untuk itu, Merkel mengharapkan Inggris tak keluar dari Uni Eropa. Ia mengatakan masih ada kesempatan bagi Inggris tidak keluar dari Uni Eropa untuk terjadi kesepakatan meskipun Berlin siap menghadapi Brexit yang kacau jika hal itu tidak terjadi.
“Kami masih memiliki setiap kesempatan untuk mendapatkan tertib (Brexit) dan pemerintah Jerman akan melakukan segala yang dapat dilakukan untuk mewujudkannya - sampai hari terakhir. Tetapi saya juga mengatakan kami siap menghadapi Brexit yang kacau, ”kata Merkel kepada parlemen. [Ham]