Iran Tuding Netanyahu Ingin Menang Pemilu Dengan Niat Jahat

Iran Tuding Netanyahu Ingin Menang Pemilu Dengan Niat Jahat

telusur.co.id - Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan rencana Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mencaplok Lembah Yordan adalah cara untuk memenangkan pemilihan ulang.

"Netanyahu mencari suara dengan mengumumkan niat jahat untuk mencaplok bagian lain dari Palestina sehingga ia dapat tetap berkuasa dan melanjutkan ekspansionisme dan agresi," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Abbas Mousavi seperti dikutip oleh Tasnim.

Tak hanya mencaplok wilayah Palestina, Abbas Mousavi juga menilai sikap Netanyahu yang menuding Iran untuk mendulang suara warga Israel. “Untuk tetap berkuasa melalui tuduhan terhadap Iran,” katanya.

Netanyahu yang berasal dari partai sayap kanan mengumumkan pada hari Selasa bahwa ia berencana untuk "menerapkan kedaulatan Israel" ke Lembah Yordan dan Laut Mati sebelah utara jika ia menang dalam apa yang membentuk sebagai pertempuran sulit untuk pemilihan kembali pada 17 September.

Rencana tersebut mendapat kecaman dari para pemimpin Arab dan dari Palestina, yang berusaha untuk mendirikan negara di semua Tepi Barat yang diduduki Israel dan Jalur Gaza.

Kantor Sekretaris Jenderal AS Antonio Guterres mengatakan rencana itu "akan merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional." [Ham]

Komentar

Artikel Terkait