Iran: Kalau Saudi Mau Aman, Jangan Percayai AS

Iran: Kalau Saudi Mau Aman, Jangan Percayai AS

telusur.co.id - Pemerintah Iran memberikan peringatan ke Arab Saudi agar mengakhiri perang di Yaman dan menyarankan mulai menjalin hubungan baik dengan tetangga, bukan justru mempercayai Amerika Serikat (AS). Karena, membeli senjata tidak akan memberi keamanan bagi Saudi. 

Saran dan peringatan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menjelang kunjungan PM Pakistan, Imran Khan. Kunjungan PM Khan untuk menjadi perantara guna membuka pembicaraan antara Iran dan Saudi.

"Jika Arab Saudi ingin aman, cara terbaik adalah mengakhiri perang di Yaman, memulai hubungan baik dengan tetangga dan lingkungannya, dan tidak mempercayai AS," ujar Zarif dalam wawancara dengan media Turki, TRT World, dilansir Sputniknews, Sabtu (12/10/19).

Zarif memastikan, Iran sangat siap untuk berunding dengan Saudi. "Kami selalu terbuka untuk membahas apa pun dengan Arab Saudi. Arab Saudi adalah tetangga kami," dalihnya. "Kami akan berada di sini bersama secara permanen." 

Diplomat senior Teheran itu juga mengajukan rencana perdamaian, yang secara sugestif dijuluki Hormuz Peace Endeavour (HOPE), diusulkan oleh Presiden Hassan Rouhani dalam pidato terakhirnya dalam pertemuan tahunan Majelis Umum PBB.

Inisiatif tersebut menyerukan delapan negara di wilayah Teluk Persia untuk bergabung dalam upaya untuk membawa perdamaian melalui dialog. Zarif berharap agar perdamaian itu dikembangkan. 

"Kami berharap ini bisa dibahas dan diperkaya lebih lanjut oleh tetangga kami," tukasnya.
 

Komentar

Artikel Terkait