Pemerintah Inggris mengatakan akan membebaskan kapal tangker minyak Iran yang disita Marinir Kerajaan Inggris di lepas pantai wilayah Gibraltar di Mediterania Inggris dengan syarat tidak menjualnya ke Suriah.
Demikian pernyataan Menteri Luar Negeri Inggris, Jeremy Hunt saat percakapan telepon dengan menteri luar negeri Iran Mohammad Javad Zarif, Sabtu.
Hunt mengatakan Inggris dapat memfasilitasi pembebasan tanker minyak milik mereka apabila Teheran memberi jaminan tidak akan pergi ke Suriah.Tanker Grace 1 pekan lalu disita oleh Marinir Kerajaan Inggris di lepas pantai wilayah Gibraltar di Mediterania Inggris lantaran diduga melanggar sanksi terhadap Suriah.
“Saya meyakinkan dia bahwa kekhawatiran kami adalah tujuan bukan dari mana minyak yang dibawa tanker Grace One berasal. Inggris dapat memfasilitasi pembebasan asalkan kami menerima jaminan bahwa kapal itu tidak akan pergi ke Suriah dan mengikuti proses hukum di pengadilan (Gibraltar),” cuit Hunt di Twitter.
Negara-negara Eropa tidak menjatuhkan sanksi untuk Teheran melainkan untuk sekutu Iran, Suriah sejak 2011.
Iran mendesak Inggris agar membebaskan kapal tersebut dan membantah mengirim minyak ke Suriah melanggar sanksi Uni Eropa.
Peristiwa itu memicu ketegangan di Teluk dengan Inggris mengatakan pada Kamis bahwa pihaknya memperingatkan kapal-kapal Iran yang berupaya menghadang tanker Inggris di wilayah tersebut.
“Iran akan melanjutkan ekspor minyak mereka dalam kondisi apapun,” kata Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif kepada timpalannya Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt dalam percakapan telepon pada Sabtu, menurut pernyataan situs Kementerian Luar Negeri Inggris.
Zarif juga mengatakan Inggris harus segera membebaskan tanker minyak Grace 1 milik Iran, yang disita pekan lalu oleh Marinir Kerajaan Inggris di lepas pantai Gibraltar di Mediterania Inggris. Tanker itu diduga melanggar sanksi terhadap Suriah. [Ham]