Gara-gara Serangan Iran, 11 Tentara Amerika Gegar Otak

Gara-gara Serangan Iran, 11 Tentara Amerika Gegar Otak
tentara Amerika Serikat. foto net

telusur.co.id - Serangan rudal Iran ke pangkalan militer Amerika Serikat awal Januari memakan korban. Saat ini, Amerika Serikat sedang merawat 11 tentaranya karena memperlihatkan tanda-tanda gegar otak.

"Walaupun tidak ada personel AS yang meninggal dalam serangan Iran pada 8 Januari ke pangkalan udara Al Asad, beberapa personel sedang dirawat karena memperlihatkan gejala gegar otak akibat ledakan dan mereka sedang diperiksa," kata Kapten Bill Urban, juru bicara Komando Pusat AS, dalam pernyataan seperti dilansir reuters.

Diketahui, Iran melancarkan serangan rudal ke sebuah pangkalan Irak yang ditempati pasukan AS. AS mengatakan tidak ada anggota militernya yang terluka dalam serangan itu.

Nyatanya, tembakan rudal itu merupakan balasan Iran atas serangan pesawat nirawak AS di Baghdad pada 3 Januari, yang menewaskan Qassem Soleimani, komandan Pasukan Quds Garda Revolusi Iran banyak memakan korban.

Presiden Donald Trump dan militer AS sebelumnya mengatakan tidak ada korban dalam serangan di pangkalan udara Ain al-Asad di Irak barat itu dan di sebuah pangkalan lainnya di wilayah Kurdi utara.

Melanjutkan, Kapten Bill Urban mengatakan sebagai langkah pencegahan, beberapa tentara dibawa ke fasilitas AS di Jerman dan Kuwait untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. "Kalau dianggap sudah bisa menjalankan tugas, para personel diperkirakan akan kembali ke Irak," tandasnya. [ham]

 

Komentar

Artikel Terkait