Gara-gara Iran Serang Amerika, Saham AS Anjlok

Gara-gara Iran Serang Amerika, Saham AS Anjlok
Ilustrasi. Foto reuters

telusur.co.id - Serangan rudal Iran di pangkalan udara Ain Al-Asad dan di Erbil, Irak, Rabu pagi, tak hanya memicu kekhawatiran meningkatnya eskalasi tajam lebih lanjut dalam konflik yang berkembang.

Tembakan rudal balistik yang menampung pasukan militer AS itu juga menimbulkan gejolak ekonomi. Saham Asia dan imbal hasil keuangan AS jatuh pada pembukaan perdagangan, Rabu. Sementara emas dan minyak melesat lebih tinggi.

Pada perdagangan pagi, indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,5%. Nikkei Jepang turun 2,5% dan saham Australia turun 1%. Minyak mentah AS melonjak 4,42% menjadi $ 65,47 per barel.

"Kami telah beralih dari bagaimana Iran akan menanggapi sekarang mengantisipasi tanggapan 52-cabang AS ketika pasukan militer AS di wilayah tersebut dalam keadaan siaga tinggi sementara kemungkinan bersiap untuk perang," kata Stephen Innes, ahli strategi di AxiTrader. "Tidak akan cantik hari ini," aku Innes dilansir reuters.

Aksi jual tajam dalam aset berisiko disertai dengan penurunan tajam dalam imbal hasil Treasury AS karena investor berbondong-bondong ke tempat yang aman. Catatan Treasury 10-tahun benchmark menghasilkan 1,7188%, turun lebih dari 10 basis poin dari penutupan AS sebesar 1,825% pada hari Selasa.

Imbal hasil dua tahun turun menjadi 1,4581% dibandingkan dengan penutupan AS sebesar 1,546%. Dolar juga jatuh terhadap yen, dengan mata uang Jepang menyentuh titik terkuatnya terhadap greenback sejak Oktober. Mata uang AS terakhir turun 0,69% terhadap yen di 107,67. Euro naik 0,1% pada hari itu menjadi $ 1,1161.

Penerbangan ke tempat yang aman dan penurunan dolar mendukung emas, yang naik 1,91% lebih tinggi di pasar spot menjadi $ 1,603.93 per ounce. [ham]

Komentar

Artikel Terkait