Pimpinan Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Sabtu, mengatakan bahwa pengumuman Korea Utara untuk menghentikan uji coba nuklir adalah langkah yang sangat positif serta menyerukan agar negara Asia itu melakukan “denuklirisasi yang tidak dapat digagalkan”.
Media pemerintah Korea Utara mengatakan pada Sabtu pagi bahwa negara itu akan segera menangguhkan uji coba nuklir dan peluru kendali antar benuanya dan secara perlahan akan menghentikan uji tersebut.
Langkah Korea Utara “adalah langkah positif yang sudah lama dicari dalam penyelesaian yang sekarang mengarah ke denuklirisasi yang dapat diverifikasi dan tak dapat dihentikan dari negara itu,” kata Federica Mogherini dalam sebuah pernyataan.
Media pemerintah Korea Utara mengutip pemimpin Kim Jong Un yang mengatakan bahwa negara tidak lagi perlu untuk melakukan uji coba nuklir atau peluru kendali balistik antarbenua karena negara itu telah menyelesaikan tujuannya untuk mengembangkan senjata nuklir.
Pengumuman itu dibuat sebelum Kim Jong Un direncanakan melakukan pertemuan puncak dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in minggu depan dan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada akhir Mei atau awal Juni.
Mogherini mengatakan, dua pertemuan yang akan datang adalah peluang “untuk membangun kepercayaan dan membawa tambahan, hasil konkrit dan positif.” Dia menawarkan dukungan bagi Uni Eropa untuk melakukan pembicaraan “dengan cara apapun, termasuk melalui berbagi pengalaman negosiasi kami sendiri soal denuklirisasi. ” Mogherini mengatakan posisi Uni Eropa di Korea Utara tetap di tahap ini tidak berubah, menggabungkan sanksi dengan saluran komunikasi terbuka. (der/reuters)