telusur.co.id - Tiga anggota tak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam statemen bersamanya menuntut diakhirinya kekerasan di wilayah Suriah dan memperingatkaan dampak kemanusiaan akibat invasi militer Turki.
Seperti dilaporkan IRNA, Jumat (25/10/19), Kuwait, Jerman dan Belgia, tiga anggota tak tetap Dewan Keamanan di statemen bersama hari Kamis (24/10/19) memperingatkan dampak dan krisis kemanusiaan di Suriah akibat agresi militer Turki ke wilayah utara negara ini. Selain itu, mereka juga menekankan pentingnya menerapakn atmosfer dialog untuk menyelesakan masalah.
Di statemen ini disebutkan, operasi militer Turki di utara Suriah sangat mengkhawatirkan dan memiliki dampak buruk bagi stabilitas kawasan.
Diketahui, militer Turki sejak Rabu 9 Oktober 2019 selama delapan hari dan dengan dalih melawan terorisme dan membersihkan wilayah perbatasan Suriah dan Turki dari keberadaan milisi Kurdi yang dinilai sebagai teroris oleh Ankara, mulai melancarkan agresi militer ke utara Suriah. Invasi ini atas instruksi langsung Presiden Recep Tayyep Erdogan. [Fhr]