Aksi demo penolakan terhadap RUU ekstradisi di Hong Kong semakin beringas. Masyarakat yang berada di luar gedung dewan Hong Kong berusaha untuk memaksa masuk ke gedung Dewan Legislatif pada hari Senin.
Caranya dengan menabrak gerobak logam melalui pintu kaca. Aksi pecahkan kaca ini menambah ketegangan dengan polisi dan mendorong polisi untuk membalas dengan semprotan merica.
Para pengunjuk rasa telah berkumpul di sekitar kompleks Kantor Pemerintah Pusat (CGO) wilayah itu sejak pagi ini, menggerakkan penghalang kendali massa untuk memblokir beberapa jalan menuju ke lokasi.
Dilansir CNN, Wong Yik Mo, juru bicara penyelenggara, Front Hak Asasi Manusia Sipil, mengatakan kepada wartawan bahwa rapat umum akan mendesak pengunduran diri Ketua Eksekutif Carrie Lam dan agar RUU itu ditarik sepenuhnya.
Pawai 1 Juli adalah acara tahunan di kota itu, tetapi acara tahun ini diperkirakan akan mengerdilkan aksi unjuk rasa sebelumnya karena kota ini melewati salah satu periode politik paling gejolak dalam sejarahnya baru-baru ini. [Ham]