AS Gempur Suriah, Pemerintah Jangan Tinggal Diam

AS Gempur Suriah, Pemerintah Jangan Tinggal Diam

Telusur.co.id

Pakar Hukum Hubungan Internasional Universitas Indonesia (UI), Hikmahanto Juwana menyarankan pemerintah Indonesia melakukan komunikasi dengan Amerika Serikat dan sekutunya terkait serangan ke negara Suriah.

“Serangan AS, Inggris dan Perancis terhadap Suriah sangat disayangkan karena tidak adanya mandat dari Dewan Keman Perserikatn Bangsa-Bangsa. Apapun alasanya,” ujar Hikmahanto, Jakarta, Sabtu (14/4/18),

Menurut Hikmahanto, langkah itu dilakukan karena Indonesia sebagai salah satu anggota PBB. Pemerintah juga diharapkan mendesak DK PBB menggelar sidang darurat. Tujuannya, agar serangan AS dan sekutu tak meningkat menjadi perang panas antar negara.

Sebelumnya, AS dan dua sekutunya memutuskan untuk melakukan serangan militer ke negara Suriah. Serangan itu merupakan respons negara paman sam terhadap dugaan serangan senjata kimia yang disebut Presiden Donald Trump sebagai sebuah ‘kejahatan seorang monster’.

“Belum lama tadi, saya memerintahkan militer Amerika Serikat untuk menggelar serangan presisi terhadap sasaran yang terkait dengan lokasi pengembangan senjata kimia diktator Bashar al-Assad,” ujar Trump, Jumat (13/4) waktu setempat[far]

Laporan: Tio Pirnando

 

Komentar

Artikel Terkait