Arab Saudi Tegaskan Iran Merupakan Ancaman Global

Arab Saudi Tegaskan Iran Merupakan Ancaman Global

Telusur.co.id

Menteri Perminyakan Arab Saudi Khalid Al Falih meminta masyarakat internasional untuk menghadapi ancaman Iran terhadap keamanan energi global.

Khalid mengatakan kepada CNN bahwa Arab Saudi memiliki kapasitas cadangan yang cukup untuk mengimbangi minyak Iran yang dikesampingkan oleh sanksi AS, tetapi risiko yang lebih besar berasal dari potensi konflik di wilayah tersebut.

“Namun saya prihatin tentang keamanan pasokan minyak dari ancaman aktor negara dan non-negara yang telah kita lihat,” kata Al Falih kepada CNN Business, John Defterios dari sela-sela pertemuan OPEC di Wina.

Dia mengutip serangan baru-baru ini terhadap kapal tanker minyak dan jaringan pipa yang menyalahkan Iran serta serangan pesawat tak berawak dari milisi yang merupakan agen Iran.

“Itu membahayakan pasokan energi global,” kata Al Falih, yang memimpin kebijakan energi di Arab Saudi, pengekspor minyak terbesar di dunia dan pemimpin de facto OPEC.

Arab Saudi dan Iran telah menjadi musuh politik selama beberapa dekade. Iran mendanai pemberontak Houthi di Yaman, dengan siapa Arab Saudi berperang.

Ketegangan yang meningkat di Timur Tengah antara Iran dan Amerika Serikat telah menimbulkan kekhawatiran akan bentrokan di dekat Selat Hormuz, titik pertemuan paling penting untuk transit minyak di seluruh dunia. Hampir seperempat dari produksi minyak global setiap hari melewati Selat Hormuz.

“Kami akan melakukan semua yang diperlukan untuk mempertahankan wilayah kami, aset kami, jalur pelayaran kami dan memastikan bahwa keamanan energi dunia tidak disandera oleh rezim mana pun,” kata menteri perminyakan Saudi itu kepada CNN.

Iran dengan keras membantah keterlibatan dalam serangan tanker itu, yang oleh Teheran disebut “mencurigakan.” [Ham]

Komentar

Artikel Terkait