Runtuhnya Selasar BEI Diharapkan Tidak Picu Sentimen Negatif Di Pasar Modal

Runtuhnya Selasar BEI Diharapkan Tidak Picu Sentimen Negatif Di Pasar Modal

Telusur.co.id

| Jakarta | Anggota DPR RI Komisi XI, Ecky Awal Mucharam berharap kejadian runtuhnya selasar gedung BEI tidak memicu sentimen negatif di pasar modal.

“Mudah-mudahan kejadian ini tidak memicu sentimen negatif di pasar modal,” ujar Ecky dalam pesan singka yang diterima telusur.co.id, Jakarta, Selasa (16/01/18).

Dia yakin para investor akan bersikap rasional dengan melihat jatuhnya selasar sebagai sebuah bencana. Bahkan, ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan bencana. “Kita ingatkan aksi pemain pasar yang mencoba menangguk untung dari kejadian-kejadian semacam ini,” ujar Ecky.

Selain itu, Anggota legislatif asal Cianjur ini juga mendesak agar runtuhnya selasar depan gedung BEI segera dilakukan investigasi menyeluruh.

“Saya meminta kepada pihak terkait agar dilakukan investigasi menyeluruh atas penyebab kecelakaan ini,” ucap

Sebab, BEI merupakan simbol dari aktivitas ekonomi Indonesia.
“Bagaimana pun ini adalah insiden yang membuat miris. Ada lebih dari 10 triliun rupiah transaksi dalam sehari di gedung itu dan dengan kapitalisasi pasar yang sudah mendekati angka 7.000 triliun rupiah,” ujar politikus PKS ini.

Lantai balkon di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, tower 2, mendadak roboh, Senin (15/1/2018) siang.

Ambruknya lantai nyang terjadi di jam makan siang ini membuat sejumlah pengunjung dan pegawai yang bekerja di kompleks perkantoran ini terluka.

Sesaat setelah kejadian, petugas dan satpam BEI langsung melakukan evakuasi para korban ke luar gedung.
Staf keamanan gedung juga berusaha menghalau karyawan yang berusaha melihat dari dekat lokasi reruntuhan. | red |

 

Komentar

Artikel Terkait