Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berharap kerjasama dengan pemerintah Cina terkait pengelolaan sumber daya air dan penanganan bencana, terus ditingkatkan. Termasuk kerjasama dibidang lainnya.
“Saya berharap melalui kerjasama yang semakin erat, kedua negara bisa bertukar pengetahuan dan pengalaman dan menggali peluang dan kerja sama di masa depan,” kata Menteri PUPR Basuki saat menerima kunjungan Vice Minister of Water Resources and Vice Minister of Ministry of Emergency Management Republik Rakyat China Mr. YE Jianchun di kantor Kementerian PUPR, beberapa waktu lalu.
Sementara itu, Dirjen Sumber Daya Air Hari Suprayogi mengatakan pada pertemuan tersebut, PUPR menawarkan kerja sama dalam pembangunan empat bendungan yakni Bendungan Pelosika di Sulawesi Tenggara, Jenelata di Sulawesi Selatan, Lambakan di Kalimantan Timur dan Riam Kiwa di Kalimantan Selatan.
Usai diterima Basuki, rombongan delegasi dari Pemerintah China melakukan peninjauan lapangan ke Tanggul Laut Muara Baru (Pluit) dan Waduk Pluit yang berlokasi di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Kementerian PUPR tengah membangun tanggul laut sepanjang 4,5 kilometer yang berada di dua titik yakni, Muara Baru sepanjang 2,3 km dan Kali Baru sepanjang 2,2 km.
Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR Hari Suprayogi yang mendampingi peninjauan lapangan menjelaskan kunjungan dilakukan untuk mengetahui upaya Pemerintah Indonesia dalam menyelesaikan banjir di Ibu Kota Jakarta. “Jakarta ini masalahnya banjir yang tidak hanya akibat air dari hulu, melainkan juga air dari hilirnya. Saat ini, progres tanggul laut telah mencapai 80% dan menjadi titik percontohan karena dilengkapi taman dan jalan inspeksi sehinga menambah ruang terbuka hijau di Jakarta,” kata Hari Suprayogi.
Proyek Tanggul Laut yang merupakan proyek strategis nasional (PSN) sebagai bagian dari rencana induk penanganan banjir dan penurunan muka air tanah di Jakarta. Kehadiran tanggul ini akan mengurangi potensi abrasi di pesisir jakarta, mencegah banjir rob yang terjadi hampir setiap bulannya ketika air laut pasang di titik Jakarta Utara, dan upaya penataan kawasan pesisir utara Jakarta.
Selain tanggul laut, rombongan juga mengunjungi Bendungan Jatigede dan Daerah Irigasi Rentang di Kabupaten Sumedang dan Bendungan Kering (Dry Dam) Sukamahi dan Ciawi (Cipayung) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.[Ham]