Pemda Diminta Aktif Perkenalkan Produk KUKM Lokal

Pemda Diminta Aktif Perkenalkan Produk KUKM Lokal

Telusur.co.id -

Pemerintah daerah diminta berperan aktif memperkenalkan produk koperasi dan UKM di pelbagai even pameran, baik dalam dan luar negeri. Karena, produk KUKM dinilai sangat potensial untuk meningkatkan transaksi dan aktivitas perdagangan.

Demikian disampaikan oleh dikemukakan oleh Sekretaris Kemenkop dan UKM Meliadi Sembiring dalam sambutan penutupan pameran Bengkulu Expo ke-9 dan Pasar Rakyat, dalam rangka peringatan HUT ke-50 Provinsi Bengkulu di Sport Center Pantai Panjang Bengkulu, Selasa kemarin.

“Ini yang harus kita perkenalkan sehingga bisa menjadi transaksi perekonomian dan transaksi aktivitas perdagangan. Kalau sudah besar bisa tambah income bagi KUMKM nantinya,” kata Meliadi.

Dijelaskannya, KUKM  itumemiliki arti penting bagi perekonomian nasional. Sebab, jumlah bidang ini mayoritas dengan presentase 99,9 persen dari total pelaku usaha yang ada di Indonesia. Tahun lalu, KUKM berkontribusi 60 persen terhadap PDB, dan kontribusinya terhadap ekspor non-migas sebesar 14,17 persen.

“Kalau KUKM bisa berkembang dengan baik maka akan mengurangi kesenjangan ekonomi masyarakat. Kalau pertumbuhan ekonomi bisa diimbangi dengan KUKM maka saya yakin tingkat kesenjangan bisa dipersempit,” ujarnya.

Namun, Ia menyadari bahwa KUKM masih menghadapi sejumlah kendala seperti keterbatasan modal usaha, akses pasar, dan terbatasnya keterampilan SDM. Padahal hal di era perdagangan bebas saat ini, lanjut Meliadi KUKM juga harus bisa bersaing dengan produk asing yang telah membanjiri pasar dalam negeri.

Dalam kesempatan itu, Meliadi berharap Bengkulu Expo 2018 ini dapat menjadi sarana bagi KUKM lokal untuk mempromosikan produknya, mendorong pengkatan daya saing, memotivasi KUKM dalam mengeksplorasi potensi yang dimiliki sehingga menghasilkan produk yang bernilai jual tinggi.

“Semoga Bengkulu Expo ini dapat terus berlanjut sebagai agenda tahunan yang mampu mempertemukan produsen dengan buyer, baik dalam maupun luar negeri, sekaligus sebagai upaya penguatan pasar, pengembangan serta peningkatan mutu produk KUKM salam negeri,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Propinsi Bengkulu Nopian Andusti mengatakan, even yang digelar di provinsinya tersebut memiliki makna strategis dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan kualitas produk unggulan daerah yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

“Disamping itu, pameran ini juga dapat meningkatkan produktivitas berbagai produk UMKM yang mampu bersaing secara kompetitif di pasar global,” ujar Nopian.

Bengkulu Expo 2018, kata dia, merupakan sarana promosi, investasi dan sebagai sarana pertukaran informasi dan kontak bisnis di sektor perdagangan, perindustrian, perkebunan, pertanian, perikanan, dan perbankan. Dengan interaksi bisnis akan mampu menggerakkan roda ekonomi di Bengkulu.

“Melalui even ini kita harapkan dapat meningkatkan semangat pelaku bisnis, kreativitas, dan kualitas produk sehingga produknya mampu bersaing di tingkat nasional, maupun internasional dan menjadi daya tarik pembeli,” tandansya.[Ham]

Komentar

Artikel Terkait