Ngotot Impor Beras, Ada Ada Dengan Mendag?

Ngotot Impor Beras, Ada Ada Dengan Mendag?

Telusur.co.id

Ketua Badan Pengurus Pusat Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (BPP PISPI) Kamhar Lakumani merasa aneh dengan sikap Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita yang ngotot untuk mengimpor besar dari Thailand dan Vietnam. “Saya melihat ada yang aneh,” duga Kamhar kepada wartawan, di Jakarta, Jumat.

Menurutnya, Permendag tentang impor beras yang selanjutnya mengembalikan kewenangan impor beras dari PT. PPI kepada Bulog dan merubah jenis beras khusus menjadi beras medium sejatinya hanya sebagai pengalihan isu dan akal-akalan yang mengaburkan substansi persoalan dan kepentingan terselubung. “Kita menduga ada permainan di balik impor beras,” katanya.

PISPI berpandangan bahwa persediaan beras memadai, terlebih Bulog masih memiliki persedian beras di gudang sebesar 800-900 ribu ton untuk menstabilkan harga beras sampai pertengahan Februari ketika awal masa panen raya padi terjadi.

Dengan ketersediaan beras yang mencukupi, Pispi secara tegas menolak impor beras, karena akan berdampak pada penurunan harga gabah dan beras petani disaat musim panen pada bulan Februari-April 2018. ( red )

 

Komentar

Artikel Terkait