|Jakarta | Perseteruan Pemprov Jawa Barat (Jabar) dengan pengembang kota Meikarta, terlihat semakin sengit, dimana Wakil Gubernur Dedi Mizwar secara tegas meminta Proyek Meistra dihentikan.
Ini bukan pertama kalinya Dedi mengeluarkan peringatan keras kepada Lippo Group sebagai pengembang Kota Meikarta. Akhir Mei lalu, dirinya pun bersuara sangat lantang menuding Lippo ingin membangun negara dalam negara.
Peringatan itu bukan tanpa alasan, sebab Pemprov Jabar Pemprov dengan tegas menyatakan bahwa belum pernah sekali pun memberikan izin kepada pengembang Lippo.
Saat tim telusur.co.id, pada Jum’at (4/8) meminta komentar melalui telpon celuller, maupun via SMS Whats app hingga kini, Senin (7/8), anggota parlemen bungkam. Padahal, Proyek Meikarta merupakan proyek besar.
Seperti yang di ketahui, iklan pemasaran proyek properti Meikarta dilakukan secara besar-besaran. Dalam iklan juga dikatakan Meikarta dan wilayah sekitarnya akan menjadi motor penggerak perekonomian Indonesia, sampai kawasan Asia Tenggara.
Tak hanya itu saja perkembangan Kota Meikarta didukung oleh fundamental ekonomi kuat. Terdapat lebih dari 50.000 perusahaan nasional dan internasional yang beroperasi di seputar Meikarta, yang memberikan kontribusi sebesar lebih dari 60% terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) untuk sektor industri manufaktur. | red-06 |