Telusur.co.id - Managing Partner McKinsey Indonesia, Phillia Wibowo mengatakan, hasil riset pihaknya pada 2018, menunjukkan, kesetaraan gender mampu meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) sekitar US$ 135 miliar pada 2025.
Menurut dia, jika Indonesia gagal mengatasi kesetaraan gender, maka berpotensi kehilangan kesempatan tersebut.
“Karenanya, semua pihak harus berpartisipasi di dalamnya,” kata dia, dalam sebuah diskusi bertajuk Accelerating the Indonesian Economy Through Gender Equality di Ayana Mid Plaza, Jakarta, Selasa (30/4/19).
Diterangkannya, dalam rangka mewujudkan kesetaraan gender di dunia kerja, diperlukan menciptakan pemerataan kesempatan bagi semua baik laki-laki maupun perempuan. Selain itu, juga memastikan perlindungan hukum, jaminan hak partisipasi politik, serta penerapan yang sinergis dari tingkat daerah hingga pusat.
Karena, jika persoalan itu bisa di atasi, Indonesia berpeluang meningkatkan PDB hingga US$ 135 miliar pada 2025.
Hitung-hitungan McKinsey menunjukkan, partisipasi kerja perempuan diproyeksi naik dari 50 persen pada 2014 menjadi 56 persen di 2025.
Kemudian, proyeksi produktivitas perempuan juga naik dari US$ 6 ribu menjadi Rp 11 ribu. Artinya, ada tambahan PDB US$ 51 miliar.
“Secara total, tambahan PDB yang bisa diperoleh mencapai US$ 135 miliar per tahun pada 2025,” jelasnya.[Ham]