Kemelut Infrastruktur, Gerindra: Jangan Tambah Utang Lagi..!

Kemelut Infrastruktur, Gerindra: Jangan Tambah Utang Lagi..!

Telusur.co.id

 | Jakarta | Banyaknya proyek pembangunan infrastruktur yang mangkrak akibat kekurangan anggaran, ditanggapi politisi Gerindra dengan mengatakan Pemerintah Jokowi tak tambah utang lagi.

Anggota DPR RI, Ramson Siagian juga menilai ambisi pemerintah  untuk menuntaskan semua proyek pembangunan infrastruktur selesai tahun 2019 sangat tidak mungkin. Sebab menurutnya, dengan kondisi keuangan negara saat ini akan menjadi beban yang berat.

“Target pembangunan penyelesaian proyek pembangunan Infrastruktur termasuk jalan, rel/jalur kereta api cepat, tol laut, pembangkit listrik 35.000 Mw dan lain-lain yang ditargetkan selesai 2019 banyak dan sangat besar nilainya,” ucapnya, Kamis (3/8) saat di hubungi telusur.co.id di Jakarta.

Menurut Ramson, jika pemerintah tetap memaksakan proyek pembangunan Infrastruktur dengan mengandalkan APBN, sangat tidak mungkin. Karena APBN saat ini hanya mampu untuk membayar utang negara.

“Sebagian Besar melalui APBN, di satu sisi, beban APBN sangat berat termasuk untuk angsuran dan membayar bunga utang,” jelasnya.

Selain itu, lanjut politisi partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) akan berimbas pada sektor – sektor pembelanjaan lain. “Kalau target penyelesaian proyek infrastruktur dipaksakan 2019 potensi devisit sangat besar, akan menambah utang yang lebih besar lagi,” jelasnya.

Seperti yang di ketahui dalam mendongkrak penerimaan pendapatan negara, berbagai cara dilakukan pemerintah diantaranya Tax Amnesty yang biasa dikenal dengan sebutan pengampunan pajak. Namun program tersebut tak berjalan sesuai dengan harapan pemerintah.| red-06 |

 

Komentar

Artikel Terkait