| Jakarta | Partai Golongan Karya (Golkar) menggelar acara dengan tema “Pengelolaan Keuangan Daerah yang Transparan, Bebas Korupsi dan Pro Rakyat” yang digelar di Jakarta, Jumat-Minggu (1-3/12).
Dalam acara itu, Walikota Bandung, Jawa Barat, yang juga calon Gubernur usungan Partai Golkar, Ridwan Kamil, Hadir sebagai pembicara.
Selama dirinya menjabat Menurut kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil, penggunaan e-badgeting mampu mencegah praktik korupsi.
“E-badgeting membuat kita terukur. Tidak ada lagi mark up di Bandung karena pasti ketahuan dengan penerapan sistem e-badgeting”, ujar Kang Emil di Jakarta, Sabtu (2/12).
Selain itu lanjut Kang Emil, kota bandung sebelum menggunakan e-badgeting. Ada banyak kegiatan yang dianggap tidak efektif muncul.
“Sebelum e-badgeting muncul kegiatan yang tidak direncanakan. Ada juga kegiatan yang direncanakan tiba-tiba hilang. Setelah e-badgeting hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi”, jelasnya.
Ia juga menjelaskan, ada beberapa konsep untuk yang membuat anggaran terukur. Seperti akuntabel, transparan, dan kontrol.
“sistem e-budgeting ini perlu disosialisasikan kepada Bappeda, Sekda, DPRD dan juga masyarakat,” terangnya.
Oleh karenanya, Kang Emil mempersilahkan kepala daerah lain juga anggota DPRD untuk berkenan ke Bandung bersama-sama mendiskusikan e-budgeting.
“Silahkan datang ke Bandung. Saya akan kasih gratis semua software pulayanan publik secara gratis. Saya mau bilang kita kurangi kata kompetisi. Gunakan kolaborasi karena kita NKRI,” pungkasnya | Farouk Iskandar |