Ekonom: Waspada Lemahnya Pertumbuhan Kredit Perbankan

Ekonom: Waspada Lemahnya Pertumbuhan Kredit Perbankan

Telusur.co.id

| Jakarta |Pertumbuhan ekonomi di suatu negara tak lepas dari peran perbankan nasional, dimana Bank sebagai lembaga memiliki fungsi intermediasi keuangan internasional yang menggambarkan rasio perbandingan jumlah kredit yang diberikan kepada pihak ketiga atau Loan to Deposit Ratio (LDR).

Rektor Perbanas Institute Prof. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo dalam mengatakan, Indonesia harus waspada dengan melemahnya pertumbuhan kredit perbankan, lebih jauh hal itu menjadi ‘alarm’ peringatan agar Indonesia tidak kembali jatuh layaknya krisis moneter 1998 silam.

“Tahun 97 kita diramalkan akan menjadi kekuatan besar, sebagai Macan Asia, dalam ramalan ekonomi kita akan menjadi dahsyat, tidak berselang lama malah terjadi krisis 98. Apa kaitannya dengan hari ini? Kita harus waspada karena para ekonom kini meramalkan ekonomi Indonesia akan menjadi baik,” ujar Prof Marsudi di Jakarta, Jum’at (15/9).

Terlebih, dikatakan Marsudi, dibalik pembangunan yang sedang digalakkan oleh Presiden Joko Widodo yang membuat para ekonom memprediksi Indonesia akan mengalami kemajuan dalam waktu dekat.

“Ekonomi Indonesia kini sedang menurun atau melambat, hal itu dapat dilihat dari pertumbuhan kredit yang debesar 35% tahun lalu, kemudian menjadi 9%, dan direvisi lagi menjadi 7%. “Melambatnya ini juga mempengaruhi lambatnya dunia usaha,” tambahnya.

Sementara itu, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Seno Agung Kuncoro menilai, antisipasi memang wajib dilakukan, pasalnya kondisi ekonomi Indonesia, khususnya perbankan memang tak lepas dari pengaruh ekonomi global.

Agung juga mengungkapkan bahwa perbankan di Indonesia sedang gencar untuk melakukan konsolidasi dalam lima tahun terakhir.

“Kesetabilan dari perbankan, keuangan, sosial politik dalam negeri ini bukan hanya tergantung dari siapa Presidennya, dan bukan dilihat dari berapa banyak pembangunannya, tapi juga sangat tergantung pada kondisi global saat ini,” ujarnya.| red-06 |

 

Komentar

Artikel Terkait