BPKH, Anggito : Pilihan Model Investasi Dana Haji Belum Bisa Dipastikan

BPKH, Anggito : Pilihan Model Investasi Dana Haji Belum Bisa Dipastikan

Telusur.co.id

| Jakarta | Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu kembali menegaskan, pihaknya belum bisa memastikan secara persis mau diinvestasikan kemana dana haji yang dikelolanya.

“Belum tau, kita masih melihat, mengkaji ini itemnya berapa, resikonya berapa, kaitannya dengan haji berapa? dengan kemiskinan berapa, macem-macemlah. Pokoknya semua alternatif itu kita buka, saya tidak bisa mengatakan ini itu sebelum ada kajian feasibility-nya,” ujar Anggito, Rabu (23/8) malam usai menjadi pembicara pada Diskusi Publik “Dana Haji dan Infrastruktur” di Waroenk Uma’ di kawasan Jagakarsa Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Menurutnya semua hitung-hitungan itu, mulai dari dari visi misi tujuan, hingga target-target proyeksi keuangan sampai tahun 2022 termasuk anggaran yang dibutuhkan untuk mendapatkan proyeksi atau target keuangan pengelolaan dana haji itu, akan dibicarakan dengan pihak DPR.

Terkait beberapa penawaran peluang investasi yang prospektif, seperti di Saudi dan termasuk keinginan Presiden Jokowi agar di investasikan ke proyek infrastruktur, Anggito juga tak berani memastikan lebih jauh.

“Belum, kita kan baru mendapatkan angka-angkanya saja, kan harus ada offering juga kan dari proyek owner yang menawarkan berapa IRR-nya, resikonya apa, kemudian pelaksanaan proyeknya gimana, minta modal atau utang, kan tidak tau bentuknya dari yang bersangkutan,” ungkap Anggito.

Sementara terkait tuduhan sejumlah pihak yang memvonis dirinya sudah siap melaksanakan instruksi yang belakangan disebut Jokowi sebagai contoh investasi yang bisa dilakukan dengan pengelolaan dana haji, Anggito juga menegaskan bahwa dirinya belum mengatakan apa-apa.

“Saya tidak pernah mengatakan apa apa, hanya mengatakan kita sedang melakukan pemetaan terhadap semua potensi investasi yang bermanfaat untuk jamaah haji dan kemaslahatan umat, setelah mendapat persetujuan dari DPR,” tegasnya.

Bahkan Anggito juga mengaku tak pernah mengatakan sektor tertentu dengan jumlah dan alokasi tertentu. “Bahkan di istana saya hanya berkomentar, kami sedang melakukan pemetaan potensi investasi yang memberikan return tinggi dan resiko rendah untuk penyelenggaraan haji dan kemaslahatan umat,” pungkasnya. | red-06/sep |

 

Komentar

Artikel Terkait