Hari kedua Idul Fitri 1440 H atau Lebaran 2019, salah satu destinasi wisata yang ada di Kabupaten Kotabaru, Pantai Gedambaan atau akrab disapa Pantai Sarang Tiung menjadi buruan warga.
Sejak dibuka pada pagi hari, dan menjelang sore hari, berdasarkan pantauan, ribuan masyarakat silih berganti mengunjungi pantai yang berpasir putih ini.
Untuk bisa menikmati pemenadangan pantai yang berlatarkan gunung Bamega ini, pengunjung harus merogoh kocek Rp 11.000 per orang.
“Sebelum balik ke Banjarmasin, pada mudik tahun ini keluarga pengen dibawa ke Pantai Gedambaan soalnya rugi kalau tidak menikmati pantai yang luas ini,” kata salah seorang pengunjung, Adit yang telah lama meninggalkan Kotabaru karena bekerja di Kota Banjarmasin.
Dengan penambahan beberapa spot, seperti keberadaan tempat-tempat duduk, banana boat, rumah-rumahan, dan banyak lagi tempat yang terbilang bagus untuk dijadikan sebagai ajang berswafoto.
“Penambahan beberapa spot yang dilakukan Pemerintah Daerah Kotabaru melalui dinas terkait patut diapresiasi, sehingga bisa dilihat sekarang ribuan masyarakat silih berganti datang ke pantai ini,” kata Adit.
Namun, asri dan putihnya hamparan pasir pantai membuat Adit sedih dengan masih rendahnya kesadaran masyarakat yang mengunjungi Pantai Sarang Tiung untuk menjaga kebersihan sehingga masih tampak berserakannya sampah-sampah bekas makanan dan minuman.
“Dibeberapa titik padahal tempat sampah telah disediakan pengelola, namun perlu kesadaran masyarakat sendiri yang seharusnya membuang sampah ke tempatnya. Padahal kita juga sebagai pengunjung yang rugi kalau melihat sampah berserakan, jadi mudah-mudahan masyarakat bisa sadar dan menjaga destinasi andalan Kotabaru ini dapat terjaga asrinya,” kata Adit. [ipk]